“Generasi bangsa ini sudah rusak! Mengakar sampai ujung akarnya, tidak akan pernah bisa dirubah kecuali semuanya mati, luluh lantak tak tersisa dan barulah lahir bibit-bibit baru yang segar!”
air mata seorang perempuan terlalu mahal walau setetes karena hati perempuan seperti gelas kristal ketika pecah, walaupun kau telah berusaha merekatkannya kembali namun retakannya takkan pernah terhapus jaga perempuanmu seperti kau menjaga ibumu!
Rasa kantuk menghinggapi kedua kelopak mataku, membuatku setengah diambang kesadaran. Kereta api yang aku tumpangi masih konstan melaju diatas rel yang terbentang jauh. Sementara pemandangan gersang antara Bogor – Jakarta
Komentar
Posting Komentar